Blogger Widgets "BE A GOOD MOSLEM OR DIE ASY-SYUHADA"

Kamis, 19 Februari 2015

Malang, Kota Berjuta Kenangan

Malang, 15 Juli 2010

Bismillah,

Awal pertama kali ketika aku menginjakkan kaki di tana rantau Kota Malang, kota yang di juluki sebagai kota pelajar, kota yang terkenal dengan wisata yang begitu indah dan banyak, di kota ini aku menetap selama 3 tahun di sebuah pondok perjuangan Islam yaitu Pondok Pesantren Hidayatullah Malang. yah di sini aku berjuang bersama dengan teman-teman 52 anak dari berbagai penjuru nusantara yah walaupun sampai kelulusan yang bertahan cuman 45 anak.

UKHTI APAKAH ENGKAU MENGINGINKAN KEBAHAGIAAN


Ukhti (Saudariku) Muslimah,
Sesungguhnya kebahagiaan itu semuanya ada dalam ketaatan kepada Allah . Kebahagiaan seluruhnya ada di dalam meniti di atas manhaj (jalan) Allah dan di jalan Rasulullah, Allah berfirman:…
Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (Al-Ahzab: 71)

Sesungguhnya kesengsaraan (kemalangan) seluruhnya ada dalam kemaksiatan kepada Allah dan kebinasaan seluruhnya ada pada selain manhaj Allah dan Rasul-Nya, Allah berfirman:
Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya ia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata. (Al-Ahzab: 36)

Saudariku Muslimah,
Allah telah memuliakanmu, mensucikanmu dan mengangkat kedudukanmu. Tidak ada ajaran manapun yang lebih tinggi mengangkat derajat wanita selain ajaran Islam. Bahkan Allah banyak menurunkan hukum-hukum yang khusus berkenaan dengan masalah wanita di dalam kitab-Nya yang

Selasa, 17 Februari 2015

Ukhti, kamu cantik sekali…

Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.

Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.

Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya.

Catatan Seorang Santri Hidayatullah Tentang Abah

Ustadz H. Abdul Aziz Muslim -Rahimahullah- yang Saya Kenal
(Ta’ziah itu Penguatan Hati, Mari Mengenal dan Mendoakan Beliau dan Keluarga)

Bismillah…
Lebih dari Ustadz dan Guru, beliau seperti orang tua sendiri Saya memanggilnya Abah, walaupun dalam hati Bukan tanpa alasan, ada nilai historis dalam perjalanan hidup…

Tengah tahun 1980an, beliau bergabung menjadi santri Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur. Mendapati langsung tarbiyah dan pengkaderan KH. Abdullah Said -Rahimahullah- sang pendiri lembaga perjuangan tarbiyah dan dakwah Islam tersebut. Dalam masa pengkaderan, di masa bujang, beliau pernah sama-sama bertugas dengan Abi ana Ustadz Jamaluddin Ja’far -Hafidzahullah- yang saat itu juga santri ke cabang Kuaro, menanam kelapa sawit di sana.

Tahun 1989, Beliau -Rahimahullah Rahmatan Wasi’ah- berjuang bersama Abi ana di ujung timur Indonesia, merintis cabang Hidayatullah di Jayapura, Irian Jaya (Papua saat ini). Bahkan beliau hadir lebih dahulu dari abi ana yang masih berstatus pengantin baru saat itu, mempersiapkan lokasi yang cocok sebagai markas dakwah di jantung pulau Cenderawasih sana.

Rabu, 11 Februari 2015

Rihlah, Sebuah Pendakian Alam

Subhanallah, AllahuAkbar ! itulah kata pertama kali terucap dari lisan ini ketika berhasil menginjakkan kaki di Puncak Gede, Salah satu Gunung yang terdapat di Jawa Barat. Bukan apa, bagi saya yang baru pertama kali mengikuti sebuah pendakian itu adalah hal yang sangat luar biasa, bisa melihat keindahan Alam yang begitu Indah dari ketinggian. dulu say mengimpikan pengen mendaki Gunung, Alhamdulillah impian itu terwujud Ketika teman SMA saya mengajak saya untuk ikut mendaki. 

Awalnya saya ragu apakah saya bisa karena ini adalah Rihlah Pendakian Gunung Pertama saya, tapi dengan Niat di Hati yang tinggi yang di tanamkan di hati Alhamdulillah dengan mengucapkan Bismillah saya pun bersedia ikut. kebetulan saya berempat dengan teman seperjuangan di SMA Ar-Rohmah Malang.