Ukhti, kamu cantik sekali…
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan
yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita.
Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.
Ukhti, kamu cantik sekali…
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi.
Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun
bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput,
rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak,
membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan.
Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia
yang mau mendekat.
Ukhti, kamu cantik sekali…
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan
untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan
cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan,
memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan
rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya.